• Kamis, 21 September 2023

Mengenal Perbedaan Pola Asuh Permisif vs Pola Asuh Demokratis, Mana yang Lebih Baik?

- Minggu, 18 Juni 2023 | 12:00 WIB
Perbedaan pola asuh permisif dan pola asuh demokratis (Emma Bauso/Pexels)
Perbedaan pola asuh permisif dan pola asuh demokratis (Emma Bauso/Pexels)

JENDELAPSIKOLOGIA.COM – Setiap orang tua pastinya memiliki perbedaan pola dalam mengasuh anak-anaknya, perbedaan tersebut akan menghasilkan karakter dan kepribadian yang berbeda pula.

Dalam dunia parenting, terdapat berbagai macam pola asuh yang diterapkan orang tua kepada sang anak. Salah satunya pola asuh permisif.

Selain itu, terdapat jenis pola asuh lain yang juga banyak diterapkan orang tua kepada anaknya, yaitu pola asuh demokratis.

Baca Juga: Merasa Sulit untuk Memberikan Saran Karena Takut Menyakiti Perasaan? Berikut Hal yang Bisa Kamu Lakukan!

Lalu apa perbedaan dari pola asuh permisif dengan pola asuh demokratis itu?

Dilansir dari laman Instagram @personale.id menurut Diana Baumrind menjelaskan pola asuh permisif merupakan pola asuh yang memiliki sedikit kontrol dan kurangnya tuntutan pada anak.

Sedangkan, pola asuh demokratis ialah pola asuh yang melibatkan komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak, adanya batasan yang jelas, dan memberikan kesempatan pada anak untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang sesuai dengan tingkat kematangan mereka.

Selain itu, terdapat pro dan kontra dari pola asuh permisif dan pola asuh demokratis.

Baca Juga: Pernah Merasa Lelah dan Stres Ketika Mendengarkan Curhatan Orang? Bisa Jadi Kamu Mengalami Emotional Sponge!

Pro dari pola asuh permisif di antaranya membangun hubungan yang dekat antara orang tua dan anak, meningkatkan diri dan kebebasan anak.

Sedangkan, kontra dari pola asuh pemisif seperti anak cenderung kurang disiplin dan sulit mengatur diri, kesulitan dalam menghadapi batasan dan otoritas.

Pro dari pola asuh demokratis di antaranya mengajarkan anak tentang partisipasi dan pengambilan keputusan yang baik, membangun komunikasi dan hubungan yang saling menghormati.

Sedangkan, kontra dari pola asuh demokratis yaitu memerlukan waktu dan energi lebih untuk komunikasi dan negosiasi, kesulitan dalam menemukan keseimbangan antara otoritas dan partisipasi.

Dalam menentukan pola asuh yang lebih baik, penting bagi orang tua untuk mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik anak-anak, diimbangi juga dengan membangun lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang, penghargaan, dan dukungan. ***

Halaman:

Editor: Tasya Augustiya

Sumber: Instagram @personale.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Latih Anak Agar Percaya Diri, Siapa Takut!

Sabtu, 29 Juli 2023 | 18:00 WIB
X